I.
PENGLIHATAN
·
Luminans: banyaknya cahaya yang dipantulkan oleh
permukaan obyek.
·
Kontras: hubungan antara cahaya yg dikeluarkan oleh suatu obyek & cahaya
dari latar belakang obyek tersebut.
·
Kecerahan: tanggapan subjektif pada cahaya.
·
Sudut dan Ketajaman Penglihatan
1. Sudut
Penglihatan (visual angle): sudut yg berhadapan oleh obyek pada mata.
2. Ketajaman
Penglihatan (visual acuity): sudut penglihatan minimum ketika mata masih dapat
melihat sebuah obyek dengan jelas.
·
Medan penglihatan: sudut yg dibentuk ketika mata
bergerak ke kiri terjauh dan ke kanan terjauh, yg dapat dibagi menjadi 4
daerah.
·
Warna: penglihatan warna normal 128 warna yg
berbeda, dgn posisi obyek sudut 60 derajat terhadap mata.
·
Psikologi Warna: warna merupakan suatu sensasi
yg dihubungkan dengan sistem syaraf kita. Sensasi warna diperoleh dgn adanya
interaksi antara warna dgn sistem syaraf sensitif warna kita.
·
Persepsi: proses pengalaman seseorang dlm
menggunakan sensor warnanya.
II.
PENDENGARAN
·
Kebanyakan manusia dpt mendeteksi suara dlm
kisaran frekuensi 20 Hertz sampai 20 KHertz, tetapi batas bwh & batas atas
biasanya dipengaruhi olh umur dan kesehatan seseorang.
·
Suara yg berkisar pada frekuensi1000-4000 Hertz
menyebabkan pendengaran menjadi lebih sensitif.
·
Suara juga dapat bervariasi dlm hal kebisingan (laudness)
1. Suara
bisikan: 20 dB
2. Percakapan:
50 dB sampai 70 dB.
3. Kerusakan
Telinga: lebih dari 140 dB.
4. Penggunaan
suara dlm IMK memerlukan pertimbangan & perancangan yg baik.
III.
SENTUHAN
·
Sensitifitas sentuhan lebih dikaitkan dengan
aspek ergonomis (faktor kenyamanan kerja) dalam sebuah sistem.
·
Manusia merasa lebih nyaman apabila tangannya
merasakan adanya sensasi sentuhan.
IV.
PEMODELAN SISTEM PENGOLAHAN
·
Pengolahan sadar (conscious processing)
terjadi ketika rangsangan yg datang dibawa ke bagian intelektual dan memerlukan
beberapa waktu untuk menghasilkan suatu tanggapan yg sesuai.
·
Pengolahan Otomatis (reflek)
·
Register Sensori
1. Pengolahan
perseptual yg menyediakan hubungan dari organ-organ sensori ke otak dapat
dipandang sebagai sekumpulan register penyangga temporer.
2. Informasi
yg masuk akan disimpan dlm bentuk fisik, dan bukan dlm bentuk simbolik.
·
Kanal Kapasitas Rendah
1. Kanal
antara register sensori dan memori jangka pendek mempunyai kapasitas rendah yg
secara praktis menyatakan adanya keterbatasan seseorang untuk memperhatikan
semua masukan sensori secara serentak.
2. Laju
data masukan secara sadar mempunyai kecepatan rendah.
·
Memori Jangka Pendek
1. Dapat
dilihat sebagai penyimpan temporer.
2. Informasi
disimpan dlm bentuk terkodekan bukan dlm bentuk fisik.
3. Memori
kapasitas rendah mempunyai waktu penyimpanan
·
Memori Jangka Panjang
Informasi dlm memori jangka pendek akan dikirim ke
memori jangka panjang dengan suatu usaha di bawah kesadaran penuh yg disebut
belajar atau lewat proses bawah sadar yg berulang-ulang.
·
Sikap dan Kecemasan Pengguna
1. Sikap
negatif pengguna ketika sedang menggunakan komputer dapat mempengaruhi unjuk
kerja pengguna serta mengurangi kemampuannya untuk mempelajari sistem komputer.
2. Kecemasan
pengguna seringkali ditimbulkan oleh adanya rasa takut salah.
·
Sistem Komputer harus dirancang agar mempunyai
sifat yg ramah dengan pengguna.
·
Sistem Komputer sebaiknya juga dapat memberikan
semacam petunjuk ketika pengguna melakukan kesalahan
V.
PENGENDALIAN MOTORIK
1.
Responder utama pada diri operator manusia
adalah dua buah tangan yg berisi 10 jari, dua kaki, dan satu suara.
2.
Kebanyakan orang yg terbiasa melakukan tugas
pengetikan 10 jari untuk mendapatkan kecepatan 1000 huruf per menit barangkali
merupakan kemampuan yg umum.